Selasa, 12 Oktober 2021

Tugas 3 Farhan: Difinisi Simulasi & Pemodelan SDP7E21

1. Terangkan definisi Simulasi dan definisi model !
    Simulasi merupakan suatu teknik meniru operasi-operasi atau proses- proses
    yang terjadi dalam suatu sistem dengan bantuan perangkat komputer dan dilandasi
    oleh beberapa asumsi tertentu sehingga sistem tersebut bisa dipelajari secara
    ilmiah.
    Model didefinisikan sebagai suatu deskripsi logis tentang bagaimana sistem
    bekerja atau komponen-komponen berinteraksi. Dengan membuat model dari
    suatu sistem maka diharapkan dapat lebih mudah untuk melakukan analisis. Hal
    ini merupakan prinsip pemodelan, yaitu bahwa pemodelan bertujuan untuk
    mempermudah analisis dan pengembangannya.
2. Terangkan tentang kondisi yang membutuhkan simulasi dan kondisi yang
    tidak membutuhkan simulasi!
    kondisi yang membutuhkan simulasi yaitu :

  • pada saat suatu keputusan operasional sedang dibuat
  • pada saat suatu Proses yang sedang dianalisa mudah digambarkan & berulang
  • pada saat Peristiwa & aktivitas memperlihatkan beberapa interdependensi & variabilitas
  • pada saat Biaya berdampak pada keputusan & lebih besar ongkos daripada melakukan simulasi
  • pada saat Beban yang diberikan untuk mengadakan percobaan pada sistem nyata lebih besar dibanding memberi beban kepada dilakukannya simulasi
    kondisi yang tidak membutuhkan simulasi yaitu :
  • Permasalahan bisa diselesaikan dengan penyelesaian analisis 
  • Permasalahan bisa diselesaikan dengan akal sehat
  • Permasalahan lebih mudah jika dilakukan dengan eksperimen langsung
  • Biaya-biaya yang akan digunakan melebihi anggaran yg ada
  • Perilaku sistem ekstrem kompleks atau tidak dapat
  • Ekspektasi terhadap persoalan tidak dapat dinalar
  • Sumber daya & waktu tidak tersedia
  • Jika perilaku sistem sangat kompleks atau tidak bisa



3. Terangkan tentang deskripsi dan kondisi Model !
     Deskripsi model : Untuk sebuah model yang akan digunakan, seluruh sifat-sifat
     relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktis, dinyatakan dalam 
     suatu set deksripsi terbatas yang masuk akal (reasonably).
     Kondisi model : Model-model tidak harus memiliki seluruh atribut; mereka
     disederhanakan, dikontrol, digeneralisasi, atau diidealkan.

4. Apa manfaat model setelah di validasi ?
    Setiap pendekatan membutuhkan tim pengembangan model untuk melakukan
    verifikasi dan validasi sebagai bagian dari proses pengembangan model.
    Pendekatan umum yang paling banyak untuk tim pengembangan adalah membuat
    keputusan bahwa model tersebut valid. Ini adalah keputusan subyektif yang
    berdasarkan pada berbagai pengujian dan evaluasi yang dilakukan sebagai bagian
    dari proses pengembangan model. 
5. Terangkan bagaimana hubungan antara model dan sistem !
    Hubungan antara model dan sistem nyata realitas yang akan dimodelkan. Sistem
    nyata realitas adalah sistem yang sedang berlangsung dakam kehidupan, sistem
    yang dijadikan titik perhatian dan dipermasalahkan. Dengan demikian pemodelan
    adalah proses membangun atau membentuk sebuah model dari suatu sistem nyata
    dalam bahasa formal tertentu. Hasil analisis sistem nyata dengan asumsi tertentu
    adalah berupa model konsep yang berisi spesifikasi, variable dan parameter tertentu.


Sumber : https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UAS_SDPE7E_FARHAN-BUDIANTO_1803015185